Untitled Document
HOME
ABOUT US
DEVOTIONAL
ARTICLE
MAGAZINE
COUNSELING
PRAYER
TESTIMONY
DONATE
CONTACT US
Dr. Stanley's 30 Life Principles

Ketika Dr. Stanley masih muda, satu minggu ia habiskan bersama kakeknya yang telah melayani pemberitaan Firman Tuhan selama 50 tahun. Di dalam hari-hari tersebut, Charles belajar 30 prinsip pertama dari kebenaran yang akan memimpin hidupnya dan pelayananna hingga hari ini.

1. Intimasi dengan Tuhan- prioritas-Nya yang tertinggi untuk hidup kita- menentukan dampak dalam hidup kita. Lebih Lanjut tentang Keintiman Kita dengan Allah

2. Taat pada Tuhan dan menyerahkan segalanya kepada-Nya.Lebih jauh tentang Kehidupan yang Diwarnai dengan Ketaatan.

3. Firman Tuhan adalah sauh yang tak dapat diusik meski oleh badai sekalipun. Lebih lanjut tentang Sauh Kita di Saat Badai

4. Kesadaran akan hadirat Tuhan memberikan kesegaran dan kekuatan pada saat kita bekerja. Lebih lanjut tentang Dijadikan Bersemangat oleh Hadirat-Nya

5. Tuhan tidak mewajibkan kita untuk mengerti kehendak-Nya, taatilah, meski terasa tidak masuk akal.|Lebih lanjut tentang Kehendak Allah yang Tidak Masuk Akal

6. Kita menuai apa yang kita tabur, kita tabur lebih, kita tuai kemudian.Lebih lanjut tentang Prinsip Menabur dan Menuai

7. Masa-masa kegelapan dalam hidup kita hanya akan ada sepanjang Tuhan memerlukannya untuk mencapai tujuan yang telah Ia tetapkan atas hidup kita. Lebih lanjut tentang Saat-saat kegelapan dalam Kehidupan Kita

8. Bertempurlah senantiasa dengan lututmu dan kamu akan memenangkannya setiap waktu. Lebih lanjut Menangkan Pertempuran-pertempuran Anda Melalui Doa

9. Percaya kepada Tuhan berarti melihat melampui apa yang kita lihat kepada hal-hal yang Tuhan lihat. Lebih lanjut Kegembiraan Mempercayai Allah

10. Jika penting, Tuhan akan menggerakkan surga dan bumi untuk menunjukkan kehendak-Nya. Lebih lanjut tentang Allah akan Menunjukkan Kehendak-Nya

11.Tuhan memegang tanggung jawab penuh atas seluruh kebutuhan kita saat kita taat pada-Nya. Lebih lanjut tentang JJanji-Nya untuk Menyediakan.

12. Damai dengan Allah adalah buah dari kesatuan dengan-Nya. Lebih Lanjut tentang Kunci tentang Kunci  Damai Sejahtera yang Berkesinambungan.

13. Dengar-dengaran dengan TUhan adalah esensi berjalan bersama-Nya.Lebih lanjut tentang Mendengarkan Allah – Berjalan bersama Allah

14. Allah bertindak bagi kepentingan mereka yang menanti-Nya.Lebih lanjut tentang Allah Bertindak Atas Nama Kita.

15. Kehancuran diri merupakan syarat yang Tuhan tetapkan supaya kita bisa berguna secara maksimal.Lebih lanjut tentang Jalan Kehancuran yang dari Allah.

16. Segala sesuatu yang kita ingini selain Tuhan akan berubah menjadi abu.Lebih lanjut tentang Ketika Rencana-rencana Menjadi Abu.

17. Kita berdiri paling tinggi dan paling kuat ketika kita berlutut.Lebih lanjut Berdiri Teguh dan Kuat Melalui Doa. a

18. Sebagai anak dari Tuhan yang berdaulat, kita adalah para korban dari setiap situasi hidup kita.Lebih lanjut tentang Korban atau Pemenang?

19.Segala sesuatu yang kita genggam terlalu erat, justru akan terhilang dari kita. Lebih lanjut tentang Menggenggam Terlalu Erat.

20. Kekecewaan merupakan hal yang tak terelakkan, kehilangan semangat merupakan pilihan.Lebih lanjut tentang Mengatasi Perasaan Berkecil Hati.

21. Ketaatan selalu membawa berkat.Lebih lanjut tentang Ketaatan Selalu Membawa Berkat

22. Berjalan di dalam Roh yaitu taat pada pimpinannya sesegera mungkin. Lebih lanjut tentang Berjalan dalam Roh Kudus.

23. Kau tidak dapat memberi lebih kepada Tuhan dibanding apa yang Tuhan berikan.Lebih lanjut tentang Anda Tidak Pernah Dapat Mengungguli Allah dalam hal Memberi

24. Menghidupi kehidupan Kristen adalah mengijinkan Kristus untuk hidup di dalam dan melalui kita.Lebih lanjut tentang Kunci Kehidupan Kristiani.

25. Tuhan memberkati kita sehingga kita memiliki kemungkinan untuk menjadi berkat untuk sesama. Lebih lanjut tentang Meneruskan Berkat-berkat Allah.

26. Situasi yang tidak mengenakkan merupakan jembatan menuju relasi yang lebih dalam dengan Tuhan.Lebih lanjut tentang – Beban atau Jembatan?

27. Doa merupakan penghemat waktu terbesar kita. Lebih lanjut tentang Doa: Penghemat Waktu Kita.

28. Tidak ada umat Kristen yang dipanggil untuk ‘pergi sendiri’ ketika menjalani langkah iman.Lebih lanjut tentang Bersama dalam Kehidupan Kristiani.

29. Kita lebih banyak belajar ketika kita berada di dalam lembah pengalaman hidup kita, dibanding di puncak-puncak masa hidup kita.
Lebih lanjut tentangPengalaman-pengalaman Lembah dalam Kehidupan Kita


30. Kerinduan kita untuk menanti kembalinya Tuhan membuat kita hidup dalam produktivitas. Lebih lanjut tentang Mengantisipasikan Kedatangan Tuhan Kembali Kelak