Tak Perlu Diragukan Lagi, Allah Mengasihi Kita
Pagi itu anak muda itu mendengar suatu kebenaran: Allah mengasihinya tanpa syarat. Mula pertama, hal ini sangat sulit untuk ia percaya. Setelah bertahun-tahun mengalami pelecehan melalui perkataan, ia sulit untuk memahami bagaimana mungkin seseorang akan menyukainya, apalagi mengasihinya. Namun kini ia tahu, Seseorang benar-benar mengasihinya.
Mungkin Anda pun tengah mengalami situasi yang sama. Mungkin Anda tengah bergumul dengan ingatan masa lalu yang telah merusak penilaian Anda terhadap diri sendiri, dan Anda bertanya-tanya apakah Anda dapat benar-benar terbebas dari pelecehan yang seolah-olah terus mengikuti Anda ke mana pun Anda pergi. Jawaban untuk pertanyaan Anda itu adalah Ya. Mungkin Anda bertanya bagaimana mungkin Allah peduli terhadap Anda. Izinkan saya meyakinkan Anda bahwa Dia sungguh-sungguh peduli. Kebenaran adalah bahwa Dia mengasihi Anda tanpa perlu diragukan lagi, dan tanpa melihat apa yang Anda miliki atau apa yang telah Anda lakukan sebagai ungkapan kekosongan hidup Anda. Kasih-Nya tidak didasari oleh apa yang tampak oleh mata, melainkan pada apa yang telah dilakukan Anak-Nya di Kalvari. Yesus mati bagi dosa-dosa Anda, dan karena itu Anda dapat hidup tiap-tiap hari terbebas dari keraguan dan kekhawatiran atas apa yang telah terjadi di masa lalu.
Meski demikian, selama Anda tidak memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus, maka Anda tidak akan pernah mengalami kehidupan yang dimerdekakan. Sekalipun Anda adalah orang percaya, Anda masih dapat terjebak ke dalam pola pikir dan kebiasaan yang melemahkan bahkan merusak kehidupan Anda, bila Anda tidak menyerahkan kehidupan Anda sepenuhnya kepada Yesus. Mengapa? Karena Yesus datang untuk memerdekakan kita (Yohanes 8:32).
Orang yang saya ceritakan di atas bukanlah satu-satunya yang mengalami hal itu. Banyak orang yang mengalami kekecewaan yang sama di dalam hidup ini, yaitu orang-orang yang harus menderita luka karena perkataan negatif yang pernah mereka terima. Allah ingin Anda menyadari bahwa Anda tidak perlu mengalami belenggu seperti itu. Allah ingin membebaskan Anda dari belenggu itu, asalkan Anda meminta-Nya untuk membuka hati Anda kepada kebenaran akan kasih dan penerimaan-Nya. Bahkan bila selama ini Anda hidup dalam suasana yang menyenangkan di dalam keluarga ataupun di antara teman-teman, bila Anda belum mengenal kasih Allah, pasti ada sesuatu yang hilang. Ada suatu kekosongan di dalam batin Anda, yang hanya dapat diisi oleh Allah dengan kasih-Nya yang tak bersyarat itu.
previous page | next page |
|