09 Juli 2008 -- Rabu

Mengapa Kita Meragukan Keselamatan Kita?  
Kisah Para Rasul 16:25-33

Jika Anda telah percaya kepada Yesus Kristus namun tetap meragukan keselamatan Anda, maka keseluruhan hidup Anda tidak akan dapat mencapai keseimbangan. Area-area kunci dari iman mulai pudar, dan Anda akan membatasi karya Roh Kudus di dalam dan melalui Anda. Sungguh tidak mungkin untuk menjalani suatu kehidupan yang efektif, diisi dan diberdayakan oleh Roh, bila Anda selalu meragukan keselamatan kekal Anda.

Lalu mengapa orang percaya sering mengalami keraguan ini? Mari kita lihat lima alasan utama:

1.Dosa. Bila terdapat ketidaktaatan di dalam hidup kita, maka doa-doa kita dan pemahaman rohani kita akan terhalang. Karena itu masuk akal bila dosa dapat membingungkan pemahaman kita akan keselamatan.

2.Ajaran palsu. Jika Anda pernah diajarkan bahwa keselamatan bergantung pada pekerjaan baik Anda, maka sesungguhnya Anda telah disesatkan.

3.Penekanan pada emosi. Terlalu sering, pengalaman diselamatkan dikaitkan dengan “suasana emosi.” Hal ini membawa orang-orang untuk meragukan keselamatan mereka ketika perasaan mereka sedang “anjlok.”

4.Ketidakpercayaan. Kisah Para Rasul 16:31 dengan jelas menyatakan, “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat...” Jadi, jika Anda telah membuat pengakuan seperti itu, berarti Anda telah diselamatkan. Bila Anda meragukan kebenaran pernyataan ini, maka Anda telah gagal memercayai Allah melalui firman-Nya.

5.Serangan Iblis. Sebagaimana yang telah kita pelajari minggu ini, tujuan musuh kita adalah untuk memisahkan kita dari Allah. Salah satu taktiknya yang paling efektif adalah dengan melemparkan keraguan tentang status kita yang sesungguhnya.

Jika Anda meragukan keselamatan Anda, ujilah hati Anda di dalam doa. Adakah satu atau lebih dusta di atas mengikis iman Anda? Jika ya, izinkanlah Tuhan untuk menyirami hati Anda dengan kasih-Nya… dan dengan kebenaran akan keselamatan Anda.