Hari ini rakyat Amerika sedang merayakan berdirinya negeri mereka. Bendera kebangsaan dikibarkan, keluarga berkumpul, dan kembang api menghiasi cakrawala di malam hari. Mereka melakukannya untuk merayakan kewarganegaraan mereka dan untuk menghormati para pahlawan yang telah mengorbankan nyawa demi mencapai kemerdekaan negeri mereka.
Kita semua pasti pernah merayakan hari kemerdekaan negeri kita masing-masing. Mungkin Anda adalah warga dari suatu negara yang besar. Sesungguhnya di negara manapun kita berada, bila kita percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, maka kita adalah sesama warga negara, yaitu warga negara Kerajaan Surga.
Kata “kerajaan” memiliki kaitan yang erat dengan “pemerintahan.” Itu berarti kerajaan Allah berbicara tentang pemerintahan dan otoritas Allah yang mutlak. Dia tidak hanya memerintah di dalam hati setiap orang percaya yang sungguh-sungguh, melainkan Dia pun berdaulat penuh atas kehidupan setiap orang.
Kita biasa memahami kebenaran ini dalam pengertian rohani. Tetapi Alkitab menegaskan bahwa suatu hari kelak, Iblis sebagai musuh Allah akan takluk dan disingkirkan dari dunia ini selama-lamanya (Matius 25:46). Pada saat itulah Kristus akan membangun kerajaan-Nya secara fisik di langit dan bumi yang baru. II Petrus 3:13 berkata, “Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran.” Dan kita sebagai warga, akan bersama-sama menghuni kerajaan-Nya itu.
Bangsa dan negara yang ada sekarang, meskipun penting artinya, namun tidaklah kekal. Agar dapat menjadi warga Kerajaan Surga yang efektif sekarang ini, Anda harus sanggup melihat jauh melampaui batas-batas negara Anda, dan memandang dunia ini dengan mata Allah. Maka Anda akan melihat saudara-saudari Anda, teman-teman Anda dan penghuni lainnya di dalam kerajaan yang baru suatu dunia di mana kita akan merayakannya secara berdampingan.
|