Untitled Document
 
ABOUT US
DEVOTIONAL
ARTICLE
MAGAZINE
COUNSELING
PRAYER
TESTIMONY
DONATE
CONTACT US


06 Februari 2012 / Senin
Perencanaan Yang Didasari Doa
Lukas 14:28-30

Di dalam Lukas 14, contoh yang diberikan Yesus tentang membangun menara menunjukkan pentingnya perencanaan dan penggunaan sumber daya secara bijaksana. Jika tidak, kita bisa kehabisan dana sebelum proyek selesai.

Setiap perencanaan keuangan patut disertai doa. Pertama, mintalah hikmat Tuhan untuk memahami pengajaran-Nya tentang uang dan bagaimana menerapkannya dalam situasi Anda. Kemudian, berdoalah untuk kejelasan setiap rinciannya - termasuk seberapa banyak yang perlu ditabung dan pantas dibelanjakan.

Langkah terakhir adalah mencari pimpinan Tuhan untuk mengenali apakah kebiasaan belanja Anda sudah sesuai dengan prioritas-Nya. Untuk mengevaluasi hal ini, Anda dapat membagi pengeluaran menjadi beberapa kategori seperti:

  1. Persembahan untuk gereja lokal, para misionaris dan lembaga-lembaga lain
  2. Kebutuhan pokok: sandang, pangan, papan
  3. Asuransi, dana pensiun, tabungan
  4. Utang: hipotek, pinjaman, kartu kredit
  5. Dana esktra untuk keperluan pribadi atau hiburan seperti internet, TV kabel, makan di luar, pergi berlibur, dll.

Sebagian dari kita mungkin mendapati bahwa keuangan kita masih tidak sesuai dengan prinsip-prinsip Alkitab, dan kita menjadi cemas. Jika hal ini terjadi pada Anda, datanglah kepada Tuhan, akuilah yang terjadi dan berdoalah meminta kekuatan untuk dapat mengelola harta yang dipercayakan Tuhan dengan cara-Nya.

Disiplin keuangan adalah suatu ketrampilan yang patut dipelajari. Diperlukan komitmen untuk hidup sesuai dengan Kitab Suci, usaha yang tekun untuk mengubah kebiasaan-kebiasaan buruk, fokus untuk mengembangkan kebiasaan baru, dan iman yang membuat kita dapat belajar hidup menurut prioritas-prioritas Tuhan. Berbahagialah kita jika kita membuat perencanaan yang didasari doa.

SHARE RENUNGAN INI ;


Renungan Sentuhan Hati Edisi Februari 2012