Yesus Kristuslah Tuhan Kita - Bagian Kedua

Dalam Perjanjian Baru Yesus Kristus disebut Tuhan. Itulah sebutan-Nya yang paling populer. Memang, Yesus Kristus lah Tuhan kita, entah kita mengakuinya atau tidak. Banyak orang menyebut Yesus Kristus Tuhan, tetapi kehidupannya tidak membuktikan bahwa Yesus Kristus diakuinya sebagai Tuhan dalam kehidupan mereka. Yesus Kristus dikenal sebagai Tuhan artinya bahwa Yesus Kristus itu berdaulat, bahwa Dialah pemerintah, penguasa atas segalanya dan semua manusia di muka bumi. Bukan hanya bagi orang percaya saja, melainkan semua orang. Jadi, setiap orang itu  berada di bawah Ketuhanan Yesus Kristus. Tetapi bukan berarti bahwa setiap orang hidupnya membuktikan demikian, tetapi Yesus Kristus lah Tuhan kita.

Anda bisa menguji diri sendiri, apakah Yesus Kristus itu sungguh Tuhan dalam kehidupan Anda.

Pertama-tama, Yesus Kristus itu sungguh Tuhan dalam kehidupan kita kalau kita langsung mentaati usikan pertama Roh Kudus dalam hati kita, tanpa mendebat-Nya.

Jadi, kalau Yesus Kristus itu sungguh Tuhan dalam kehidupan kita, artinya, kita akui kedaulatan-Nya dalam kehidupan kita, dalam segala situasi dan keadaan, entah itu kelihatannya baik atau tidak baik bagi kita, kita tetap taat kepada-Nya.
Kedua, Yesus Kristus itu sungguh Tuhan dalam kehidupan kita kalau kita berkomitmen untuk melaksanakan kehendak-Nya, meskipun kita belum mengetahui apa maksud-Nya. Kalau kita bersikeras untuk mengetahui langkah selanjutnya, sama saja dengan kita memberontak terhadap Allah.

Ketiga, Yesus Kristus adalah sungguh Tuhan dalam kehidupan kita kalau kita bersedia melayani Dia, apapun yang Ia kehendaki kita lakukan. Sebab, Yesus Kristus bukanlah Tuhan Anda kalau Anda memutuskan untuk tidak melayani-Nya.

Keempat, Yesus Kristus itu sungguh Tuhan kita kalau keinginan kita untuk menyenangkan Dia melampaui keinginan kita untuk menyenangkan siapapun di muka bumi ini.

Kelima, Yesus Kristus itu sungguh Tuhan dalam kehidupan kita kalau kita akui bahwa Dialah sumber dari segala kebutuhan kita. Demikianlah dikatakan dalam Alkitab. Entah kita percaya atau tidak.

Keenam, Yesus Kristus itulah Tuhan dalam kehidupan kita kalau kita akui bahwa Dialah yang empunya kita dan segala yang kita punyai, tanpa kecuali. Apapun yang Ia kehendaki kita perbuat, kita komit untuk melaksanakannya. Ke manapun Ia kehendaki kita menuju, kita mentaati-Nya.

Ketujuh, Yesus Kristus itu sungguh Tuhan dalam kehidupan kita, hanya bila kita mau belajar mengubah kesulitan dan kegagalan menjadi peluang untuk pertumbuhan hidup kita. Sebab, selama kita hidup bersekutu dengan Yesus, Ia akan memberikan hikmat-Nya untuk memandang segalanya dari perspektif-Nya.