| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | - 19 - | 20 | 21 | 22 |
| Terjemahan Baru | Bahasa Indonesia Sehari Hari | English [Amplified] |
| 19:1-5 = Nyanyian atas jatuhnya Babel | ||
| (1) Kemudian dari pada itu aku mendengar seperti suara yang nyaring dari himpunan besar orang banyak di sorga, katanya: "Haleluya! Keselamatan dan kemuliaan dan kekuasaan adalah pada Allah kita, | (1) Sesudah itu saya mendengar sesuatu seperti suara gemuruh orang banyak dari surga yang berseru-seru, "Pujilah Allah! Allah kita adalah Allah yang menyelamatkan; Ia Allah yang agung dan berkuasa! | (1) AFTER THIS I heard what sounded like a mighty shout of a great crowd in heaven, exclaiming, Hallelujah (praise the Lord)! Salvation and glory (splendor and majesty) and power (dominion and authority) [belong] to our God! |
| (2) sebab benar dan adil segala penghakiman-Nya, karena Ialah yang telah menghakimi pelacur besar itu, yang merusakkan bumi dengan percabulannya; dan Ialah yang telah membalaskan darah hamba-hamba-Nya atas pelacur itu." | (2) Penghakiman-Nya adil dan bijaksana! Ia sudah menjatuhkan hukuman ke atas pelacur yang besar, yang merusak dunia dengan percabulannya. Allah sudah menghukum pelacur itu, sebab ia membunuh hamba-hamba Allah." | (2) Because His judgments (His condemnation and punishment, His sentences of doom) are true and sound and just and upright. He has judged (convicted, pronounced sentence, and doomed) the great and notorious harlot (idolatress) who corrupted and demoralized and poisoned the earth with her lewdness and adultery (idolatry). And He has avenged (visited on her the penalty for) the blood of His servants at her hand. |
| (3) Dan untuk kedua kalinya mereka berkata: "Haleluya! Ya, asapnya naik sampai selama-lamanya." | (3) Lalu suara orang banyak itu berseru lagi, "Pujilah Allah! Asap dari api yang menghanguskan kota besar itu akan mengepul tidak henti-hentinya!" | (3) And again they shouted, Hallelujah (praise the Lord)! The smoke of her [burning] shall continue to ascend forever and ever (through the eternities of the eternities). |
| (4) Dan kedua puluh empat tua-tua dan keempat makhluk itu tersungkur dan menyembah Allah yang duduk di atas takhta itu, dan mereka berkata: "Amin, Haleluya." | (4) Maka kedua puluh empat pemimpin dan keempat makhluk yang di sekeliling takhta itu tersungkur dan menyembah Allah yang duduk di atas takhta. Mereka berkata, "Amin! Pujilah Allah!" | (4) Then the twenty-four elders [of the heavenly Sanhedrin] and the four living creatures fell prostrate and worshiped [paying divine honors to] God, Who sits on the throne, saying, Amen! Hallelujah (praise the Lord)! |
| (5) Maka kedengaranlah suatu suara dari takhta itu: "Pujilah Allah kita, hai kamu semua hamba-Nya, kamu yang takut akan Dia, baik kecil maupun besar!" | (5) Lalu terdengar dari takhta itu bunyi suara yang berkata, "Pujilah Allah, hai semua hamba Allah, dan semua orang--besar kecil--yang menyembah Allah!" | (5) Then from the throne there came a voice, saying, Praise our God, all you servants of His, you who reverence Him, both small and great! |
| 19:6-10 = Perjamuan kawin Anak Domba | ||
| (6) Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja. | (6) Setelah itu saya mendengar sesuatu seperti suara sekumpulan orang yang banyak sekali; bunyinya seperti gelombang yang bergelora dan seperti guntur bergemuruh. Saya mendengar mereka berkata, "Pujilah Allah! Sebab Tuhan, Allah kita Yang Mahakuasa itu sekarang memerintah! | (6) After that I heard what sounded like the shout of a vast throng, like the boom of many pounding waves, and like the roar of terrific and mighty peals of thunder, exclaiming, Hallelujah (praise the Lord)! For now the Lord our God the Omnipotent (the All-Ruler) reigns! |
| (7) Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia. | (7) Marilah kita bersukaria dan bergembira; marilah kita memuji kebesaran-Nya! Sebab sudah sampai hari pernikahan yang memegang gelar Anak Domba itu, dan pengantin-Nya sudah siap untuk pernikahan-Nya. | (7) Let us rejoice and shout for joy [exulting and triumphant]! Let us celebrate and ascribe to Him glory and honor, for the marriage of the Lamb [at last] has come, and His bride has prepared herself. |
| (8) Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.) | (8) Pakaian lenan yang berkilauan sudah diberikan kepadanya untuk dipakai." (Pakaian lenan itu adalah perbuatan-perbuatan baik yang dilakukan oleh umat Allah.) | (8) She has been permitted to dress in fine (radiant) linen, dazzling and white--for the fine linen is (signifies, represents) the righteousness (the upright, just, and godly living, deeds, and conduct, and right standing with God) of the saints (God's holy people). |
| (9) Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah." | (9) Lalu malaikat itu berkata kepada saya, "Tulislah ini: 'Berbahagialah orang yang diundang ke pesta pernikahan Anak Domba itu.'" Kemudian malaikat itu menambah pula, "Inilah berita benar dari Allah." | (9) Then [the angel] said to me, Write this down: Blessed (happy, to be envied) are those who are summoned (invited, called) to the marriage supper of the Lamb. And he said to me [further], These are the true words (the genuine and exact declarations) of God. |
| (10) Maka tersungkurlah aku di depan kakinya untuk menyembah dia, tetapi ia berkata kepadaku: "Janganlah berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama dengan engkau dan saudara-saudaramu, yang memiliki kesaksian Yesus. Sembahlah Allah! Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat." | (10) Saya tersungkur di depan malaikat itu hendak menyembahnya, tetapi ia berkata kepada saya, "Jangan! Jangan menyembah saya, sembahlah Allah! Sebab saya pun hamba sama seperti engkau dan seperti semua saudaramu yang berpegang teguh pada kesaksian Yesus!" Sebab kesaksian Yesus itulah yang mengilhami orang-orang yang bernubuat. | (10) Then I fell prostrate at his feet to worship (to pay divine honors) to him, but he [restrained me] and said, Refrain! [You must not do that!] I am [only] another servant with you and your brethren who have [accepted and hold] the testimony borne by Jesus. Worship God! For the substance (essence) of the truth revealed by Jesus is the spirit of all prophecy [the vital breath, the inspiration of all inspired preaching and interpretation of the divine will and purpose, including both mine and yours]. |
| 19:11-16 = Firman Allah | ||
| (11) Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: "Yang Setia dan Yang Benar", Ia menghakimi dan berperang dengan adil. | (11) Kemudian saya melihat surga terbuka, lalu nampak seekor kuda putih. Penunggang-Nya bernama Sang Setia dan Sang Benar. Ia adil dalam memutuskan hukuman dan dalam peperangan yang dilakukan-Nya. | (11) After that I saw heaven opened, and behold, a white horse [appeared]! The One Who was riding it is called Faithful (Trustworthy, Loyal, Incorruptible, Steady) and True, and He passes judgment and wages war in righteousness (holiness, justice, and uprightness). |
| (12) Dan mata-Nya bagaikan nyala api dan di atas kepala-Nya terdapat banyak mahkota dan pada-Nya ada tertulis suatu nama yang tidak diketahui seorangpun, kecuali Ia sendiri. | (12) Mata-Nya seperti nyala api dan di kepala-Nya Ia memakai banyak mahkota. Pada diri-Nya tertulis suatu nama; dan hanya Ia sendiri yang mengetahui nama itu. | (12) His eyes [blaze] like a flame of fire, and on His head are many kingly crowns (diadems); and He has a title (name) inscribed which He alone knows or can understand. |
| (13) Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah: "Firman Allah." | (13) Jubah yang dipakai-Nya telah dicelup dalam darah. Dan Ia disebut "Sabda Allah". | (13) He is dressed in a robe dyed by dipping in blood, and the title by which He is called is The Word of God. |
| (14) Dan semua pasukan yang di sorga mengikuti Dia; mereka menunggang kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih. | (14) Angkatan perang surga mengikuti Dia dengan menunggang kuda-kuda putih, dan berpakaian lenan yang putih bersih. | (14) And the troops of heaven, clothed in fine linen, dazzling and clean, followed Him on white horses. |
| (15) Dan dari mulut-Nya keluarlah sebilah pedang tajam yang akan memukul segala bangsa. Dan Ia akan menggembalakan mereka dengan gada besi dan Ia akan memeras anggur dalam kilangan anggur, yaitu kegeraman murka Allah, Yang Mahakuasa. | (15) Dari mulut-Nya keluar sebilah pedang yang tajam dan dengan pedang itu Ia akan mengalahkan bangsa-bangsa, dan Ia akan memerintah mereka dengan tongkat besi. Ia akan memeras anggur di dalam alat pemeras anggur amarah Allah Yang Mahakuasa. | (15) From His mouth goes forth a sharp sword with which He can smite (afflict, strike) the nations; and He will shepherd and control them with a staff (scepter, rod) of iron. He will tread the winepress of the fierceness of the wrath and indignation of God the All-Ruler (the Almighty, the Omnipotent). |
| (16) Dan pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu: "Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan." | (16) Pada jubah-Nya dan pada paha-Nya tertulis nama ini, "Raja segala raja, dan Tuhan segala tuan." | (16) And on His garment (robe) and on His thigh He has a name (title) inscribed, KING OF KINGS AND LORD OF LORDS. |
| 19:17-21 = Binatang serta nabinya dikalahkan | ||
| (17) Lalu aku melihat seorang malaikat berdiri di dalam matahari dan ia berseru dengan suara nyaring kepada semua burung yang terbang di tengah langit, katanya: "Marilah ke sini dan berkumpullah untuk turut dalam perjamuan Allah, perjamuan yang besar, | (17) Lalu saya melihat seorang malaikat berdiri di atas matahari. Dengan suara yang keras ia berseru kepada semua burung yang terbang di udara, "Marilah berkumpul untuk menghadiri pesta besar yang dirayakan oleh Allah! | (17) Then I saw a single angel stationed in the sun's light, and with a mighty voice he shouted to all the birds that fly across the sky, Come, gather yourselves together for the great supper of God, |
| (18) supaya kamu makan daging semua raja dan daging semua panglima dan daging semua pahlawan dan daging semua kuda dan daging semua penunggangnya dan daging semua orang, baik yang merdeka maupun hamba, baik yang kecil maupun yang besar." | (18) Marilah makan daging raja-raja, daging panglima-panglima, dan daging pahlawan-pahlawan; marilah makan daging para penunggang kuda dengan daging kuda-kudanya dan daging seluruh umat manusia, besar dan kecil, hamba dan orang bebas!" | (18) That you may feast on the flesh of rulers, the flesh of generals and captains, the flesh of powerful and mighty men, the flesh of horses and their riders, and the flesh of all humanity, both free and slave, both small and great! |
| (19) Dan aku melihat binatang itu dan raja-raja di bumi serta tentara-tentara mereka telah berkumpul untuk melakukan peperangan melawan Penunggang kuda itu dan tentara-Nya. | (19) Kemudian saya melihat binatang itu, dan raja-raja bumi dengan angkatan perang mereka, berkumpul untuk bertempur melawan Dia yang menunggang kuda putih itu dan angkatan perang-Nya. | (19) Then I saw the beast and the rulers and leaders of the earth with their troops mustered to go into battle and make war against Him Who is mounted on the horse and against His troops. |
| (20) Maka tertangkaplah binatang itu dan bersama-sama dengan dia nabi palsu, yang telah mengadakan tanda-tanda di depan matanya, dan dengan demikian ia menyesatkan mereka yang telah menerima tanda dari binatang itu dan yang telah menyembah patungnya. Keduanya dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api yang menyala-nyala oleh belerang. | (20) Maka binatang itu tertangkap bersama-sama dengan nabi palsu yang sudah membuat keajaiban-keajaiban di depan binatang itu. (Dengan keajaiban-keajaiban itulah binatang itu menipu orang-orang yang mempunyai tanda binatang itu, dan orang-orang yang menyembah patung binatang itu.) Lalu binatang itu dan nabi palsu itu dibuang hidup-hidup ke dalam lautan api yang bernyala-nyala dengan belerang. | (20) And the beast was seized and overpowered, and with him the false prophet who in his presence had worked wonders and performed miracles by which he led astray those who had accepted or permitted to be placed upon them the stamp (mark) of the beast and those who paid homage and gave divine honors to his statue. Both of them were hurled alive into the fiery lake that burns and blazes with brimstone. |
| (21) Dan semua orang lain dibunuh dengan pedang, yang keluar dari mulut Penunggang kuda itu; dan semua burung kenyang oleh daging mereka. | (21) Dan angkatan perang mereka dibunuh dengan pedang yang keluar dari mulut penunggang kuda putih itu. Maka burung-burung pun datang dan makan dengan lahapnya daging mereka yang dibunuh itu. | (21) And the rest were killed with the sword that issues from the mouth of Him Who is mounted on the horse, and all the birds fed ravenously and glutted themselves with their flesh. |
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | - 19 - | 20 | 21 | 22 |
| Last Update : Sunday, 13 April 2008 | Kembali ke halaman utama | Created By OTAK INFO |
Jika ada pertanyaan, saran atau kritik tentang desain atau cara pemakaian (navigasi) atau yang berhubungan dengan isi alkitab dalam website ini, jika ada kata atau kalimat yang salah eja atau titik atau bahkan koma, maka jangan sungkan-sungkan untuk melaporkan (menghubungi) kepada webmaster melalui email ke alkitab (at) otak (dot) info |
||