| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | - 7 - | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 |
| 31 |
| Terjemahan Baru | Bahasa Indonesia Sehari Hari | English [Amplified] |
| (sambungan dari) 6:20 - 7:27 = Nasihat tentang perzinahan | ||
| (1) Hai anakku, berpeganglah pada perkataanku, dan simpanlah perintahku dalam hatimu. | (1) Ingatlah perkataan-perkataanku, anakku, dan jangan lupa akan apa yang kuperintahkan kepadamu. | (1) MY SON, keep my words; lay up within you my commandments [for use when needed] and treasure them. |
| (2) Berpeganglah pada perintahku, dan engkau akan hidup; simpanlah ajaranku seperti biji matamu. | (2) Turutilah nasihat-nasihatku supaya engkau hidup bahagia. Ikutilah ajaran-ajaranku baik-baik seperti engkau menjaga biji matamu sendiri. | (2) Keep my commandments and live, and keep my law and teaching as the apple (the pupil) of your eye. |
| (3) Tambatkanlah semuanya itu pada jarimu, dan tulislah itu pada loh hatimu. | (3) Ingatlah selalu akan ajaran-ajaranku itu, dan simpanlah di dalam hati sanubarimu. | (3) Bind them on your fingers; write them on the tablet of your heart. |
| (4) Katakanlah kepada hikmat: "Engkaulah saudaraku" dan sebutkanlah pengertian itu sanakmu, | (4) Anggaplah hikmat sebagai saudaramu dan pengetahuan sebagai sahabat karibmu. | (4) Say to skillful and godly Wisdom, You are my sister, and regard understanding or insight as your intimate friend-- |
| (5) supaya engkau dilindunginya terhadap perempuan jalang, terhadap perempuan asing, yang licin perkataannya. | (5) Hikmat akan menjauhkan engkau dari perempuan nakal, dari wanita yang memikat dengan kata-kata yang manis. | (5) That they may keep you from the loose woman, from the adventuress who flatters with and makes smooth her words. |
| (6) Karena ketika suatu waktu aku melihat-lihat, dari kisi-kisiku, dari jendela rumahku, | (6) Suatu hari aku memandang dari jendela rumahku. | (6) For at the window of my house I looked out through my lattice. |
| (7) kulihat di antara yang tak berpengalaman, kudapati di antara anak-anak muda seorang teruna yang tidak berakal budi, | (7) Lalu kulihat banyak pemuda yang masih hijau; tetapi khusus kuperhatikan seorang yang bodoh di antaranya. | (7) And among the simple (empty-headed and emptyhearted) ones, I perceived among the youths a young man void of good sense, |
| (8) yang menyeberang dekat sudut jalan, lalu melangkah menuju rumah perempuan semacam itu, | (8) Pada petang hari ketika sudah mulai gelap, pemuda itu berjalan-jalan dekat tikungan di jalan yang menuju tempat tinggal seorang wanita. | (8) Sauntering through the street near the [loose woman's] corner; and he went the way to her house |
| (9) pada waktu senja, pada petang hari, di malam yang gelap. | (9) (07:08) | (9) In the twilight, in the evening; night black and dense was falling [over the young man's life]. |
| (10) Maka datanglah menyongsong dia seorang perempuan, berpakaian sundal dengan hati licik; | (10) Wanita itu wanita yang tidak betah tinggal di rumahnya. Sebentar-sebentar ia berada di tepi jalan, kemudian di lapangan, atau berdiri menunggu di persimpangan. Tingkah lakunya berani dan tidak kenal malu. Kulihat ia keluar dengan berpakaian seperti pelacur, dan menemui pemuda itu dengan rencana yang licik. | (10) And behold, there met him a woman, dressed as a harlot and sly and cunning of heart. |
| (11) cerewet dan liat perempuan ini, kakinya tak dapat tenang di rumah, | (11) (07:10) | (11) She is turbulent and willful; her feet stay not in her house; |
| (12) sebentar ia di jalan dan sebentar di lapangan, dekat setiap tikungan ia menghadang. | (12) (07:10) | (12) Now in the streets, now in the marketplaces, she sets her ambush at every corner. |
| (13) Lalu dipegangnyalah orang teruna itu dan diciumnya, dengan muka tanpa malu berkatalah ia kepadanya: | (13) Ia merangkul pemuda itu dan menciumnya. Tanpa malu-malu berkatalah ia, | (13) So she caught him and kissed him and with impudent face she said to him, |
| (14) Aku harus mempersembahkan korban keselamatan, dan pada hari ini telah kubayar nazarku itu. | (14) "Hari ini aku harus membayar kaulku, dan untuk itu aku sudah mempersembahkan kurban. | (14) Sacrifices of peace offerings were due from me; this day I paid my vows. |
| (15) Itulah sebabnya aku keluar menyongsong engkau, untuk mencari engkau dan sekarang kudapatkan engkau. | (15) Itu sebabnya aku keluar untuk mencari engkau, supaya engkau makan di rumahku. Sekarang aku menemukan engkau! | (15) So I came forth to meet you [that you might share with me the feast from my offering]; diligently I sought your face, and I have found you. |
| (16) Telah kubentangkan permadani di atas tempat tidurku, kain lenan beraneka warna dari Mesir. | (16) Tempat tidurku telah kututupi dengan seperei beraneka warna dari Mesir, | (16) I have spread my couch with rugs and cushions of tapestry, with striped sheets of fine linen of Egypt. |
| (17) Pembaringanku telah kutaburi dengan mur, gaharu dan kayu manis. | (17) dan sudah kuharumkan dengan wangi-wangian mur, cendana dan kayu manis. | (17) I have perfumed my bed with myrrh, aloes, and cinnamon. |
| (18) Marilah kita memuaskan berahi hingga pagi hari, dan bersama-sama menikmati asmara. | (18) Sekarang, mari kita bercumbu-cumbuan dan menikmati asmara sepanjang malam. | (18) Come, let us take our fill of love until morning; let us console and delight ourselves with love. |
| (19) Karena suamiku tidak di rumah, ia sedang dalam perjalanan jauh, | (19) Suamiku tidak ada di rumah, ia sedang mengadakan perjalanan jauh. | (19) For the man is not at home; he is gone on a long journey; |
| (20) sekantong uang dibawanya, ia baru pulang menjelang bulan purnama." | (20) Ia membawa banyak uang, dan tak akan pulang dalam dua minggu." | (20) He has taken a bag of money with him and will come home at the day appointed [at the full moon]. |
| (21) Ia merayu orang muda itu dengan berbagai-bagai bujukan, dengan kelicinan bibir ia menggodanya. | (21) Demikianlah wanita itu merayu pemuda itu dengan bujukan-bujukan yang memikat sehingga tergodalah ia. | (21) With much justifying and enticing argument she persuades him, with the allurements of her lips she leads him [to overcome his conscience and his fears] and forces him along. |
| (22) Maka tiba-tiba orang muda itu mengikuti dia seperti lembu yang dibawa ke pejagalan, dan seperti orang bodoh yang terbelenggu untuk dihukum, | (22) Tanpa pikir ia mengikuti wanita itu seperti sapi digiring ke pejagalan dan seperti orang tahanan yang dibawa untuk menerima hukuman yang disediakan bagi orang bodoh; | (22) Suddenly he [yields and] follows her reluctantly like an ox moving to the slaughter, like one in fetters going to the correction [to be given] to a fool or like a dog enticed by food to the muzzle |
| (23) sampai anak panah menembus hatinya; seperti burung dengan cepat menuju perangkap, dengan tidak sadar, bahwa hidupnya terancam. | (23) sebentar lagi anak panah akan menembus hatinya. Seperti burung yang terbang menuju jerat, demikianlah pemuda itu tidak menyadari bahwa nyawanya terancam. | (23) Till a dart [of passion] pierces and inflames his vitals; then like a bird fluttering straight into the net [he hastens], not knowing that it will cost him his life. |
| (24) Oleh sebab itu, hai anak-anak, dengarkanlah aku, perhatikanlah perkataan mulutku. | (24) Sebab itu, anak-anak, dengarkanlah aku. Perhatikanlah nasihat-nasihatku. | (24) Listen to me now therefore, O you sons, and be attentive to the words of my mouth. |
| (25) Janganlah hatimu membelok ke jalan-jalan perempuan itu, dan janganlah menyesatkan dirimu di jalan-jalannya. | (25) Jangan biarkan wanita seperti itu memikat hatimu; jangan pergi mencari dia, | (25) Let not your heart incline toward her ways, do not stray into her paths. |
| (26) Karena banyaklah orang yang gugur ditewaskannya, sangat besarlah jumlah orang yang dibunuhnya. | (26) sebab ia sudah menghancurkan kehidupan banyak laki-laki. Tidak terhitung banyaknya yang binasa karena dia. | (26) For she has cast down many wounded; indeed, all her slain are a mighty host. |
| (27) Rumahnya adalah jalan ke dunia orang mati, yang menurun ke ruangan-ruangan maut. | (27) Pergi ke rumahnya berarti mengambil jalan pendek ke arah kematian. | (27) Her house is the way to Sheol (Hades, the place of the dead), going down to the chambers of death. |
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | - 7 - | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 |
| 31 |
| Last Update : Sunday, 13 April 2008 | Kembali ke halaman utama | Created By OTAK INFO |
Jika ada pertanyaan, saran atau kritik tentang desain atau cara pemakaian (navigasi) atau yang berhubungan dengan isi alkitab dalam website ini, jika ada kata atau kalimat yang salah eja atau titik atau bahkan koma, maka jangan sungkan-sungkan untuk melaporkan (menghubungi) kepada webmaster melalui email ke alkitab (at) otak (dot) info |
||