| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | - 18 - | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 |
| 31 |
| Terjemahan Baru | Bahasa Indonesia Sehari Hari | English [Amplified] |
| (sambungan dari) 10:1 - 22:16 = Kumpulan amsal-amsal Salomo | ||
| (1) Orang yang menyendiri, mencari keinginannya, amarahnya meledak terhadap setiap pertimbangan. | (1) Orang yang memisahkan diri dari orang lain berarti memperhatikan diri sendiri saja; setiap pendapat orang lain ia bantah. | (1) HE WHO willfully separates and estranges himself [from God and man] seeks his own desire and pretext to break out against all wise and sound judgment. |
| (2) Orang bebal tidak suka kepada pengertian, hanya suka membeberkan isi hatinya. | (2) Orang bodoh tidak suka diberi pengertian; ia hanya ingin membeberkan isi hatinya. | (2) A [self-confident] fool has no delight in understanding but only in revealing his personal opinions and himself. |
| (3) Bila kefasikan datang, datanglah juga penghinaan dan cela disertai cemooh. | (3) Dosa dan kehinaan berjalan bersama; kalau sudah tercela, pasti pula dinista. | (3) When the wicked comes in [to the depth of evil], he becomes a contemptuous despiser [of all that is pure and good], and with inner baseness comes outer shame and reproach. |
| (4) Perkataan mulut orang adalah seperti air yang dalam, tetapi sumber hikmat adalah seperti batang air yang mengalir. | (4) Perkataan orang dapat merupakan sumber kebijaksanaan dalam seperti samudra, segar seperti air yang mengalir. | (4) The words of a [discreet and wise] man's mouth are like deep waters [plenteous and difficult to fathom], and the fountain of skillful and godly Wisdom is like a gushing stream [sparkling, fresh, pure, and life-giving]. |
| (5) Tidak baik berpihak kepada orang fasik dengan menolak orang benar dalam pengadilan. | (5) Tidak baik berpihak kepada orang durhaka dan menindas orang yang tak bersalah. | (5) To respect the person of the wicked and be partial to him, so as to deprive the [consistently] righteous of justice, is not good. |
| (6) Bibir orang bebal menimbulkan perbantahan, dan mulutnya berseru meminta pukulan. | (6) Jika orang bodoh berbicara, ia menimbulkan pertengkaran dan minta dihajar. | (6) A [self-confident] fool's lips bring contention, and his mouth invites a beating. |
| (7) Orang bebal dibinasakan oleh mulutnya, bibirnya adalah jerat bagi nyawanya. | (7) Ucapan orang bodoh menghancurkan dirinya; ia terjerat oleh kata-katanya. | (7) A [self-confident] fool's mouth is his ruin, and his lips are a snare to himself. |
| (8) Perkataan pemfitnah seperti sedap-sedapan, yang masuk ke lubuk hati. | (8) Fitnah itu enak rasanya; orang suka menelannya. | (8) The words of a whisperer or talebearer are as dainty morsels; they go down into the innermost parts of the body. |
| (9) Orang yang bermalas-malas dalam pekerjaannya sudah menjadi saudara dari si perusak. | (9) Orang yang melalaikan tugasnya sama buruknya dengan orang yang suka merusak. | (9) He who is loose and slack in his work is brother to him who is a destroyer and he who does not use his endeavors to heal himself is brother to him who commits suicide. |
| (10) Nama TUHAN adalah menara yang kuat, ke sanalah orang benar berlari dan ia menjadi selamat. | (10) TUHAN itu seperti menara yang kuat; ke sanalah orang jujur pergi dan mendapat tempat yang aman. | (10) The name of the Lord is a strong tower; the [consistently] righteous man [upright and in right standing with God] runs into it and is safe, high [above evil] and strong. |
| (11) Kota yang kuat bagi orang kaya ialah hartanya dan seperti tembok yang tinggi menurut anggapannya. | (11) Tetapi orang kaya menyangka hartanyalah yang melindungi dia seperti tembok tinggi dan kuat di sekeliling kota. | (11) The rich man's wealth is his strong city, and as a high protecting wall in his own imagination and conceit. |
| (12) Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan. | (12) Orang yang angkuh akan jatuh, orang yang rendah hati akan dihormati. | (12) Haughtiness comes before disaster, but humility before honor. |
| (13) Jikalau seseorang memberi jawab sebelum mendengar, itulah kebodohan dan kecelaannya. | (13) Menjawab sebelum mendengar adalah perbuatan yang bodoh dan tercela. | (13) He who answers a matter before he hears the facts--it is folly and shame to him. |
| (14) Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa akan memulihkan semangat yang patah? | (14) Oleh kemauan untuk hidup, orang dapat menanggung penderitaan; hilang kemauan itu, hilang juga segala harapan. | (14) The strong spirit of a man sustains him in bodily pain or trouble, but a weak and broken spirit who can raise up or bear? |
| (15) Hati orang berpengertian memperoleh pengetahuan, dan telinga orang bijak menuntut pengetahuan. | (15) Orang berbudi selalu haus akan pengetahuan; orang bijaksana selalu ingin mendapat ajaran. | (15) The mind of the prudent is ever getting knowledge, and the ear of the wise is ever seeking (inquiring for and craving) knowledge. |
| (16) Hadiah memberi keluasan kepada orang, membawa dia menghadap orang-orang besar. | (16) Hadiah membuka jalan dan mengantar orang kepada orang-orang besar. | (16) A man's gift makes room for him and brings him before great men. |
| (17) Pembicara pertama dalam suatu pertikaian nampaknya benar, lalu datanglah orang lain dan menyelidiki perkaranya. | (17) Pembicara pertama dalam sidang pengadilan selalu nampaknya benar, tapi pernyataannya mulai diuji apabila datang lawannya. | (17) He who states his case first seems right, until his rival comes and cross-examines him. |
| (18) Undian mengakhiri pertengkaran, dan menyelesaikan persoalan antara orang-orang berkuasa. | (18) Dengan undian, pertikaian dapat diakhiri, bahkan pertentangan antara orang berkuasa pun dapat diselesaikan. | (18) To cast lots puts an end to disputes and decides between powerful contenders. |
| (19) Saudara yang dikhianati lebih sulit dihampiri dari pada kota yang kuat, dan pertengkaran adalah seperti palang gapura sebuah puri. | (19) Saudara yang telah disakiti hatinya lebih sukar didekati daripada kota yang kuat; pertengkaran bagaikan palang gerbang kota yang berbenteng. | (19) A brother offended is harder to be won over than a strong city, and [their] contentions separate them like the bars of a castle. |
| (20) Perut orang dikenyangkan oleh hasil mulutnya, ia dikenyangkan oleh hasil bibirnya. | (20) Bagi kata-kata yang diucapkan ada akibat yang harus dirasakan. | (20) A man's [moral] self shall be filled with the fruit of his mouth; and with the consequence of his words he must be satisfied [whether good or evil]. |
| (21) Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya. | (21) Lidah mempunyai kuasa untuk menyelamatkan hidup atau merusaknya; orang harus menanggung akibat ucapannya. | (21) Death and life are in the power of the tongue, and they who indulge in it shall eat the fruit of it [for death or life]. |
| (22) Siapa mendapat isteri, mendapat sesuatu yang baik, dan ia dikenan TUHAN. | (22) Orang yang mendapat istri, mendapat keuntungan; istri adalah karunia dari TUHAN. | (22) He who finds a [true] wife finds a good thing and obtains favor from the Lord. |
| (23) Orang miskin berbicara dengan memohon-mohon, tetapi orang kaya menjawab dengan kasar. | (23) Orang miskin memohon dengan sopan; orang kaya menjawab dengan bentakan. | (23) The poor man uses entreaties, but the rich answers roughly. |
| (24) Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, tetapi ada juga sahabat yang lebih karib dari pada seorang saudara. | (24) Ada sahabat yang tidak setia, ada pula yang lebih akrab dari saudara. | (24) The man of many friends [a friend of all the world] will prove himself a bad friend, but there is a friend who sticks closer than a brother. |
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | - 18 - | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 |
| 31 |
| Last Update : Sunday, 13 April 2008 | Kembali ke halaman utama | Created By OTAK INFO |
Jika ada pertanyaan, saran atau kritik tentang desain atau cara pemakaian (navigasi) atau yang berhubungan dengan isi alkitab dalam website ini, jika ada kata atau kalimat yang salah eja atau titik atau bahkan koma, maka jangan sungkan-sungkan untuk melaporkan (menghubungi) kepada webmaster melalui email ke alkitab (at) otak (dot) info |
||